Tips Biar Aman Saat Bepergian dengan Jasa Ojek Online

Sekarang memang eranya jasa ojek online bertebaran dimana-mana. Tinggal install aplikasi, tulis lokasi asal dan lokasi tujuan, klik order dan voila! supir ojek online baik yang menggunakan roda dua maupun roda empat siap menjemput.

Tak dapat diungkiri, pertanyaan yang kerap muncul di benak pengguna adaalah soal keamanannya. Tak menutup mata akhir-akhir ini muncul beriita soal supir ojek online yang bertindak tak ramah pada penumpang hingga yang terakhir membawa penumpangnya ke tempat yang tidak seharusnya.

Adakah cara yang bisa dilakukan supaya perjalanan dengan menggunakan ojek online terhindar dari ancaman bahaya? Simak, begini tipsnya supaya aman saaat bepergian dengan jasa ojek online :

  1. Pastikan kamu mengunakan kendaraan ojek online yang sama dengan keterangan di aplikasi

Ketahui nama, foto, jenis kendaraan, nomor polisi kendaraan ojek online yang akan ditumpangi. Tak dipungkiri ada beberapa supir nakal yang menggunakan kendaraan tak sama dengan yang tertera di aplikasi. Kalau memang berbeda dengan keterangan yang ada di aplikasi, jangan ragu untuk meng-cancel pesananmu.

Sesaat sebelum naik kendaraan oojek online, tanyakan ulang terlebih dulu siapa nama supir ojek online kita agar tak sampai tertukar dengan pesanan milik orang lain.

  1. Bagikan perjalananmu bersama ojek online pada teman atau keluarga

Kalau kamu ingin lebih aman lagi beritahulah keluarga atau temanmu tentang perjalananmu. Beri tau siapa supir, apa kendaraannya dan apa nomor polisinya sebelum berangkat ke tempat tujuan. Ini sebagai bentuk kemanan tambahan pada perjalananmu.

  1. Jangan memaksakan jumlah penumpang

Ada beberapa orang yang kerap demi meghemat anggaran memilih untuk mengajak banyak orang sekaligus dalam satu perjalanan. Ini akan sangat merugikan sopir dan tentunya keselamatanmu. Sesuaikan antara jumlah sabuk pengaman dengan jumlah penumpang yang akan naik. Kalau sabuk pengamannya hanya ada 3, ya jangan memaksa untuk mengajak 5 orang sekaligus.

  1. Hormati sopir ojek online-mu

Anggapan kalau penumpang ada raja sebenarnya sudah agak usang. Yang lebih tepat adalah baik penumpang dan pengemudi adalah raja. Baik penumpang maupun sopir wajib saling menghormati dan sopan satu sama lain. Kalau kamu ingin dihormati maka hormatilah orang lain. Jangan melakukan hal-hal yang membuat satu sama lain tak nyaman selama berkendara. Tak perlu meminta pengemudi ojek online-mu untuk melanggar lalu lintas saat kamu sedang terburu-buru karena itu justru akan membahayakan keselamatan.

  1. Jangan ragu untuk memberikan saran pada sopir ojek online

Kalau kamu ingin memberikan pujian karena performa baiknya jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar. Pun kalau kamu merasa ada yang kurang pas di perjalananmu, tuliskan saranmu. Saat kamu ‘berani’ memberi masukan, itu akan membantunya untuk lebih baik lagi ke depannya.

  1. Pastikan kamu berada di lokasi penjemputan yang benar

Jangan malas untuk mengecek apakah lokasi penjemputanmu itu sudah benar di maps aplikasi. Ini akan membantu sopir ojek online agar lebih mudah menjemputmu. Jangan minta dijemput di lokasi-lokasi yang rawan seperti area dilarang parkir, area dilarang berhenti, atau jalan yang sedang dibangun. Kasihan sopirnya lho..

Ada satu hal lain yang penting soal keamananmu. Intuisi. Kalau kamu memang benar-benar merasa ada yang tidak beres saat melakukan perjalanan, jangan diam. Awasi benar lingkungan perjalananmu. Siapkan nomor darurat, kalau memang sudah berada di kondisi mendesak segera hubungi nomor itu. Selamat melakukan perjalanan dengan jasa ojek online J

Leave a Reply